Catatan Ahmad Yasir cogito ergo sum

20Apr/160

kompasrasi bandwidth 8 negara oleh kelompok 2

silahkan untuk yang mau lihat bisa klik disini

Filed under: Uncategorized No Comments
23Mar/160

Jangan Sombong

"...Kisah Pemuda Miskin dan Gadis Kaya.."

Suatu hari ada Pemuda Miskin yang ingin menembak/melamar si gadis Gadis itu berkata, "Dengar ya, gaji bulanan Kamu sama dengan pengeluaran harianku..! Haruskah aku menikah dengan Kamu ? Aku tidak akan pernah mencintai Kamu. Jadi, lupakan diriku dan pacaran dengan orang lain yang setingkat dengan Kamu" Tapi entah kenapa si Pemuda tidak bisa melupakannya begitu saja. 10 tahun kemudian, mereka bertemu disebuah pusat perbelanjaan.
Wanita itu berkata, "Hei Kamu!! Apa kabar? Sekarang aku sudah menikah. Apakah kamu tahu berapa gaji suamiku ? Rp.20 juta perbulan! Dapatkah kamu bayangkan ? Dia juga sangat cerdas"
Mata Pemuda itu berlinang air mata mendengar kata-kata wanita itu, Beberapa menit kemudian suami wanita itu datang. Sebelum wanita itu bisa mengatakan sesuatu, suaminya berkata :"Pak...?! Saya terkejut melihat Anda disini.
Kenalkan istri saya." Lalu dia berkata kepada istrinya, "Kenalkan Bossku, Boss ku masih lajang lho.. Dia mencintai seorang gadis tapi gadis itu menolaknya. Itu sebabnya dia masih belum menikah. Sial sekali gadis itu..
Bukankah sekarang tidak adalagi orang yang mencintai seperti itu??. " Wanita itu merasa terkejut dan malu sehingga tak berani melihat kedalam mata si Pemuda. "Kadang orang yang kita sakiti dan kita hina jauh akan lebih sukses dari pada yang kita bayangkan ... Setelah semua terjadi timbullah sebuah penyesalan dari dirinya ...

Kadang orang yang di hina akan memakai hinaannya untuk mengapai sebuah kesuksesannya. Bukan harta yang akan membuat kita bahagia †αpï bersyukurlah yang membuat kita bahagia !!!

tetaplah rendah hati

Filed under: Uncategorized No Comments
23Mar/162

AKLAMASI SALAH SIAPA? PEMIRA BISAKAH DAMAI ?

Secara terbuka ataupun diam diam , secara massif ataupun hanya sekelompok orang. Kesadaran pandangan tentang cacatnya sistem perpolitikan mahasiswa (Aklamasi) dikampus unila tampaknya sudah banyak diketahui oleh kalangan luas. Pertanyaan yang sering muncul : Kenapa di kampus yang dikaruniai SDM yang luar biasa (dibuktikan adanya : Unit kegiatan mahasiswa tingkat universitas maupun fakultas) rasa kepedulian terhadap demokrasi kampus belum dirasakan (dibuktikan: Maraknya aklamasi). Harusnya tataran mahasiswa belajar bagaimana berdemokrasi yang semestinya, bukan meng-akal akali demokrasi.

Selain faktor akal-akalan demokrasi, faktor rasa saling peduli dari mahasiswa juga menjadi hal penentu demokrasi secara mestinya. Pasalnya diamnya mahasiswa terhadap sebuah kedzoliman merupakan sebuah bentuk persetujuan (secara tidak langsung).
Pemira Unila 2016 bisa berjalan ketika semua tataran kampus juga ambil bagian.

artinya perlu yang namanya kesadaran secara pribadi untuk bisa benar-benar mewujudkan pemira di universitas lampung, karena sejarah mencatat sudah 2 tahun berturut-turut terjadi Aklamasi.

saat ini pansus universitas lampung sudah menetapkan 2 calon presiden dan wapres berdasarka hasil verifikasi akhir, artinya bisa dipastikan pemira namun timbul  pertanyaan baru, bisakah unila pemira secara damai tanpas kisruh???

 

Filed under: Uncategorized 2 Comments
   

Slider by webdesign

  • Facebook
  • Google+
  • Twitter
  • YouTube