Sajak Kepada Jarak

Di penghabisan itu,

kita bertemu dan waktu menunggu

Jadi apa yang telah kita lalui

Kini bersimbah di kaki waktu

Jauh dekat itu fana

Kita menciptakannya dengan ingatan dan harapan

Aku tidak sedang berdusta

dan tak pernah sekali pun kulakukan

kepadamu

larilah ke selasar pasar

Sepi menunggumu di kerumun itu

Aku ada di dekat lengan kirimu

Berdegup tenang bersama embus napasmu

Kau tak perlu khawatir soal apa pun

Kecuali soal dirimu sendiri yang mulai ragu pada apa pun

Aku di sini

Bahkan saat semua ramai menggulung tikar

ketika fajar jemu berpendar

di selasar pasar

di penghabisan itu

rindu bersimbah di kaki waktu

Lampung, 5 Mei 2017

May 5, 2017  Leave a comment

dusta berterima asal menyentuh!

dini hari ini aku ingin bercerita menggunakan aku. tak ada alasan yang lebih pasti, selain suasana yang mengajak, yang pula sulit dijelaskan dengan bentuk definisi apa pun yang pernah kutemui. juga tak ada kapital setelah titik, atau pada namamu yang ingin sekali kusebut di sini. tak ada alasan yang pasti, kecuali suasana yang sudah keceritakan tadi, yang juga masih belum dapat kujelaskan dengan apa pun yang pernah kutemui.

kaubilang lelah, kubilang jangan. kita akan melewati kebosanan yang lebih melelahkan, nanti, besok pagi saat kuncup kembang kol mekar, atau lusa saat kopi tak lagi menjadi pelarian bagi kesepian yang tak berkesudahan. membisikimu kau akan baik-baik saja, tanpa kepastian yang dapat diwujudkan dengan bisik macam apa pun yang pernah kucoba. bagaimana mungkin seseorang dapat mengurai benang-benang yang dijalinnya sendiri selama bertahun-tahun menjadi selembar sapu tangan, setelah melewati kesepian dan kegembiraan dalam jumlah yang tak dapat terbilang lagi.

kekasih, aku merindukanmu. dan kupastikan, tak ada sekeping pun dusta di antara hantaran aksara yang telah kusampaikan itu.

 

untuk R, yang hanya dapat

kutemui

dalam genggam gawai

yang abu semu.

April 19, 2017  Leave a comment

Protect!

protect

You will never walk alone

April 17, 2017  Leave a comment

Pulang Pergi!

Ide Pulang Pergi Pekalongan – Bandarlampung belakangan saya rasa menjadi amat sangat buruk. Awalnya saya kira saya cukup gila untuk bisa melakukan hal tersebut, tapi belakangan, saya capek. Pulang dengan keadaan capek tentu adalah masalah besar mengingat masih ada kegiatan lain yang musti digeluti seusai kuliah.

Saya harus lanjut nugas. Dah.

April 11, 2017  Leave a comment

Perpustakaan!

Perpustakaan buat saya adalah tempat segala masalah dapat diselesaikan, tempat segala beban dapat dilupakan, juga tempat segala sendiri dapat dinikmati.

Perpustakaan kadang jadi tempat baca buku. Perpustakaan kadang jadi tempat lirik sana-sini siapa tahu ada yang lirik balik. Kalau gak ada ya itu normal, malah anomali kalau tiba-tiba jadi ada. Perpustakaan juga jadi tempat enak cari wifi. Perpustakaan juga… bla… bla… bla…

Terlalu banyak repetisi di tulisan ini. Katanya tulisan yang terlalu banyak repetisinya tanpa kalimat penutup yang mengejutkan akan menimbulkan kebosanan. Tapi siapa yang peduli, toh ini ditulis bukan untuk menyenangkan siapa pun. Tapi boleh juga kalau mau dicoba. Sebentar lagi menuju penutup tulisan. Semoga akan jadi akhir yang mengejutkan.

 

Duar!!

 

Oke, sekian. Salam dari perpustakan Unila. 7 April 2017

April 7, 2017  Leave a comment

Kuliah Kerja Nyata!

Satu hal yang membikin beda KKN di FKIP dengan fakultas lain ialah kegiatan kami dijadisatukan dengan PPL. Singkat penjelasan, KKN adalah pengabdian pada masyarakat, sedangkan PPL adalah pengabdian pada sekolah, pada pendidikan, dan keikutsertaan yang tidak langsung pada upaya perdamaian dunia.

Satu hal yang sampai detik ini membikin saya agak jengkel adalah melihat situs KKN Unila masih juga tidak bisa diakses, padahal menurut jadwal, besok adalah hari terakhir pengisian biodata daring.

Satu hal lagi, bukan cuma situs KKN, tetapi sepertinya situs induk unila.ac.id dari data di footernya, belum diperbarui tahun copyright-nya. Saya tidak mau berpikir buruk, semoga kekurang-update-an ini bisa dituntaskan segera.

Aamiin!

April 6, 2017  Leave a comment

Halo!

Halo. Ini halo ketiga setelah judul dan halo di awal isi tulisan. Ngomong-ngomong, sekarang saya cuma mau bilang “it’s work!” setelah utak-atik agak lama. Yah, maksud saya, blog dengan subdomain yang diberikan dari kampus ini bisa digunakan. Platform-nya memakai wordpress, sama seperti web standar kebanyakan. Tapi lumayan juga untuk dijadikan ranah baru buat bersuara tapi gak ingin dibaca terlalu banyak manusia. Hahaha. Saya pasti sedang bercanda. Siapa yang bisa mengontrol siapa saja yang melihat apa yang sudah terunggah di media sosial. Ini semua akan jadi hutan yang baru.

Salam kenal, ngomong-ngomong. Saya Ghufron, dan sebagian orang lebih senang meneriaki saya dengan sebutan G. Oh, saya cinta menulis dan punya minat di seni. Situs utama saya di cloudydayofjune.blogspot.com

Salam!

April 6, 2017  Leave a comment