This is featured post 1 title

You can easy customize the featured slides from the theme options page, on your Wordpress dashboard. You can also disable featured posts slideshow if you don't wish to display them. Dont edit it manually, by replacing images, but you set feature image when you create new posts.

This is featured post 2 title

You can easy customize the featured slides from the theme options page, on your Wordpress dashboard. You can also disable featured posts slideshow if you don't wish to display them. Dont edit it manually, by replacing images, but you set feature image when you create new posts.

This is featured post 3 title

You can easy customize the featured slides from the theme options page, on your Wordpress dashboard. You can also disable featured posts slideshow if you don't wish to display them. Dont edit it manually, by replacing images, but you set feature image when you create new posts.

This is featured post 4 title

You can easy customize the featured slides from the theme options page, on your Wordpress dashboard. You can also disable featured posts slideshow if you don't wish to display them. Dont edit it manually, by replacing images, but you set feature image when you create new posts.

This is featured post 5 title

You can easy customize the featured slides from the theme options page, on your Wordpress dashboard. You can also disable featured posts slideshow if you don't wish to display them. Dont edit it manually, by replacing images, but you set feature image when you create new posts.

 

NAMA            : ULVI AVINATUN NAZAH

NPM               : 1411011136

JURUSAN      : MANAJEMEN

 

TUGAS MANDIRI 3 APLIKASI KOMPUTER BISNIS

MEMBUAT DESIGN KOMPUTER

  1. Kategori Power User (PC Design Graphics)1

Dan ditambah dengan software penunjang desain grafik sebagai berikut

tt

Jadi total keseluruhan dalam perakitan PC desain grafis yaitu Rp. 92.038.000

Keterangan : PC ini diperuntukan untuk pekerjaan dalam bidang mendisain. PC membantu kemampuan Grafis melalui VGA dan kemampuan monitor dalam menampilkan grafis yang halus dan juga membutuhkan dukungan prosesor yang mempunyai kemampuan untuk grafis. Komponen design grafik dapat berubah mengikuti update terbaru software/hardware sesuai kebutuhan.

 

 

 

 

  1. Kategori Komputer Ekonomis (PC Standard Computer)

 

  • st

 

Untuk Komputer Standar/Ekonomis, menurut saya adalah yang memenuhi komponen berikut :

keterangan : PC komputer ekonomis biasa kita temukan pada laptop/komputer yang digunakan mahasiswa atau masyarakat umum bukan sebagai alat bantu profesi.PC ini tidak memiliki suatu kelebihan yang mencolok dan biasanya PC ini banyak digunakan untuk hiburan atau sarana pendidikan. PC ini didukung oleh software standar Microsoft Office yang membantu memudahkan kegiatan sehari-hari.

 

  1. Kategori Komputer Low Budget

Spesifikasi Low Budget menurut saya adalah memenuhi komponen berikut :

low

Low Budget dibuat dengan keterbatasan finansial namun tidak mengesampingkan fungsinya sebagai alat bantu manusia. PC ini diutamakan untuk dipakai untuk kegiatan ‘office’ ringan seperti menggunakan word, excel, powerpoint. Game, browsing, chatting, dan lain lain. Jadi saya menambahakan software Microfoft Office Home Student agar PC ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.

 

Assalamualaikum Wr. Wb
Hello guys, ini pengalaman pertama saya di dunia blogging, berkat mengikuti mata kuliah aplikasi komputer bisnis di Unila, saya bisa belajar sekaligus memiliki blog dari sebuah instansi, yang tentu tidak bisa di dapat dari blog yang sembarangan..
Saya telah mengawali blog saya ini dengan beberapa post, namun saya belum mempost identitas saya sendiri. Baiklah perkenalkan nama saya Ulvi Savinatun Nazah, biasa dipanggil Ulvi. Saya lahir di desa kecil diujung kabupaten Tulang Bawang, tepatnya di desa Tri Tunggal Jaya pada tanggal 11 Juni 1996. Namun setelah lulus dari Sekolah Dasar saya sekeluarga pindah ke desa Giriklopo Mulyo, kecamatan Sekampung, Lampung Timur.
Saat ini saya sedang menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung, fakultas dan universitas kebanggaan saya.
Semoga melalui blog ini banyak manfaat terutama untuk diri saya sendiri dan untuk pembaca sekalian..
Mungkin demikian saja perkenalan dari saya, dan tunggu post post menarik dari saya yaa..
Wassalamualaikum Wr Wb

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung

Fakultas Ekonomi bersama dengan Fakultas Hukum, didirikan pada tahun 1960. Kedua fakultas ini menjadi fakultas dalam Universitas Sriwijaya Cabang Lampung yang dipimpin oleh koordinator dengan Ketua Zainal Abidin Pagar Alam, yang waktu itu menjabat Walikota Kotapraja Tanjungkarang Telukbetung. Sekretaris Koordinator adalah Nadirsyah Zaini, M.A., sebagai Kepala Sekretariat partama adalah Hilman Hadikusuma dan pejabat sementara (PJS) Wakil Kepala Sekretariat adalah Alhusniduki Hamim.

Pada awal tahun 1961, Fakultas Ekonomi Unsri Cabang Lampung dipimpin Drs. Moersalin sebagai Ketua Fakultas dan Nadirsyah Zaini, M.A. sebagai Sekretaris. Pada tahun 1962, Ketua Fakultas tetap dijabat oleh Drs. Moersalin dengan Pj. Sekretaris Drs. Paul Sitohang. Pada tahun itu juga dibuka jurusan Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan yang diketuai Nadirsyah Zaini, M.A. dan Drs. Moersalin. Selanjutnya pada tahun 1963 diadakan lagi pergantian pimpinan karena masuknya Drs. Subki E. Harun seorang sarjana ekonomi lulusan Universitas Gajah Mada sebagai dosen tetap, sedangkan Drs. Moersalin pada saat itu adalah dosen luar biasa yang juga sebagai pimpinan Bank Sriwijaya Raya Cabang Teluk Betung

Pada waktu itu Ketua Fakultas adalah Drs. Paul Sitohang dan Sekretaris Drs. Subki E. Harun Tanggal 23 September 1965 dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 195 berdirilah Universitas Lampung yang terdiri dari Fakultas Ekonomi bersama dengan Fakultas Hukum, dan disahkan dengan Surat Keputusan Presiden RI No.73, tanggal 6 April tahun 1966.

Berdasarkan Keputusan Rektor Unila No.03/UN26/DT/2011, tanggal 30 Desember 2011 nama Fakultas Ekonomi berganti nama menjadi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila), keputusan ini disahkan dalam Peraturan Mendikbud Nomor: 072 tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Lampung

FEB Unila sebagai fakultas tertua saat ini mempunyai 3 jurusan yang semua jurusannya terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan fakultas yang pertama kali di lingkungan Universitas Lampung mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2008 dari UKAS , yaitu Jurusan Ekonomi Pembangunan, Jurusan Manajemen dan Jurusan Akuntansi.

Kemudian pada tahun 2000 terbentuklah Program Pascasarjana Magister Manajemen yang merupakan satu-satunya program S2 di luar pulau Jawa yang terakreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) . dan mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2008 dari UKAS. Di tahun 2012 terbentuknya program Magister Ilmu Akuntansi dan program Magister Ilmu Ekonomi yang terakreditasi B,

Selain program S1 dan S2, FEB Unila juga memiliki 1 (satu) Program Profesi Akuntansi dan 4 (empat) program Vokasi, yaitu D3 Akuntansi , D3 Perpajakan, D3 Keuangan Perbankan dan D3 Pemasaran, D3.

Melalui Surat Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No 76/E.E2/DT/2014, tanggal 28 Januari 2014, memberikan Mandat kepada Universitas Lampung untuk menyelenggarakan Program Studi Ilmu Ekonomi Jenjang Doktor (S3)

Saat ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis sejak bulan Agustus 2013 telah menjadi anggota Abest 21, yaitu sebuah Badan Akreditasi Internasional untuk Sekolah Bisnis, yang berpusat di Tokyo dan sedang dalam proses Akreditasi

Sebagai langkah awal, upaya ini telah dilakukan dengan membuka Internasional Program Kelas Bilingual dan membentuk Soft Skill Development Center.

Internasional Program dilakukan bekerjasama dengan Daikin University Australia dalam bentuk kerjasama one plus one, studi abroad, serta student and staff exchange.

Sepanjang sejarah perjalanan FEB Unila tentu tidak lepas dari peran pimpinan fakultas yang semula disebut Ketua dan setelah berdiri menjadi fakultas disebut Dekan.febn

Menuju Kesuksesan

Seorang pemuda berpakaian rapi dengan map cokelat ditangannya memandang cermin dan menyisir rambutnya lebih rapi lagi. Hari ini ia hendak melamar pekerjaan di sebuah perusahaan multinasional terkenal di kotanya. Setelah selesai bersiap-siap, ia pun pergi ke tempat tujuannya dan melakukan wawancara kerja. Yang mewawancarai pemuda ini adalah direktur perusahaan multinasional tersebut secara langsung. Direktur itu pun melihat semua dokumen dan CV yang si pemuda ini bawa dan berujar bahwa nilai-nilai akademik pemuda ini sangat bagus.

Kemudian si direktur bertanya kepada si pemuda, “Apakah biaya pendidikan kamu hingga S1 dibiayai oleh Ayahmu?” Si pemuda menjawab, “Tidak. Ayah saya sudah meninggal. Yang membiayai semua biaya sekolah saya adalah Ibu.”

“Lalu apakah kamu pernah mendapat beasiswa?” pemuda menggelengkan kepalanya. Kemudian direktur ini bertanya dimana ia dan ibunya tinggal serta apa pekerjaannya, dan si pemuda menjawab bahwa ia dan ibunya tinggal dipinggiran kota serta ibunya bekerja sebagai buruh cuci pakaian. Tak lama setelah itu si direktur mengulurkan tangannya untuk melihat kondisi kedua tangan pemuda ini.

“Apakah kamu pernah membantu ibumu mencuci?”

“Tidak, ibu selalu ingin saya belajar dan membaca banyak buku pelajaran. Kemampuan mencucinya lebih hebat daripada saya.” Jawab si pemuda.

Sang direktur pun mengatakan sebuah permintaan kepada si pemuda ketika ia pulang dari tempat itu. Ia meminta untuk membersihkan dan mengelap tangan ibunya. Merasa peluang bagus di depan mata, pemuda ini pun melakukan apa yang diminta sang direktur kepadanya. Sesampainya dirumah sang ibu terheran-heran dengan apa yang dilakukan anaknya, tapi biarpun begitu ia senang dan merasa terharu dengan sikap yang dilakukan oleh puteranya.

Dan saat si pemuda ini membersihkan tangan ibunya, saat itu ia menyadari ada begitu banyak luka di tangan sang ibu serta memar-memar kebiruan. Si pemuda begitu tersentuh hatinya dan menyadari bahwa selama ini perjuangan ibunya benar-benar keras untuk mendapatkan uang dan menyekolahkannya hingga lulus di tingkat universitas dengan nilai yang sangat baik.

Keesokan harinya si pemuda datang kembali dan menemui sang direktur. Ketika mereka saling berhadapan, si pemuda tidak mampu menahan air matanya karena ia masih teringat akan kedua tangan ibunya. Mereka terdiam sejenak dan setelah itu sang direktur mengajukan pertanyaan kepadanya.

“Bisakah kamu mengatakan apa yang saat ini sedang kamu rasakan?”
Si pemuda ini menjawab, “Saya telah melakukan apa yang Direktur suruh kepada saya kemarin, dan saya menyadari betapa kerasnya perjuangan ibu untuk sata selama ini. Saya merasa beruntung mempunyai ibu seperti ibu saya dan saya mendapat sebuah pelajaran hidup yang baru. Saya menghargai semua yang telah ibu saya lakukan untuk saya”
Tanpa basa-basi, sang direktur langsung menerima pemuda ini bekerja di perusahaan yang dikelolanya lalu menjabat dengan kuat tangan si pemuda. “Orang seperti inilah yang sedang saya cari. Saya mencari seseorang yang dapat menghargai segala sesuatu dan bantuan orang lain, yang mengerti penderitaan orang lain dan tidak menjadikan uang sebagai tujuan utamanya.”

Setelah proses interview tersebut, si pemuda diterima bekerja dan menjalani pekerjaannya dengan sangat baik. Jenjang kariernya berkembang hingga ia dikenal sebagai seorang manajer yang baik.

Dalam dunia kerja kita tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan setiap tugas dengan baik, tapi kita juga harus bisa menghargai pekerjaan orang lain. Bekerja dengan hati yang tulus dan tidak mejadikan uang sebagai prioritas utama kita dalam hidup ini. Pelajaran lainnya yang kita dapat adalah kasih sayang seorang ibu yang tulus untuk anaknya. Dan sebagai anak, sudah sepatutnya kita menghargai semua jerih payah beliau dengan penuh rasa hormat. Kalau pemuda tersebut bisa, kita pun juga harus bisa!

Hello world!

Selamat Datang Students Official Sites.

Ini adalah posting pertama anda,

Silahkan memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya.

Terima Kasih.

:-)

This theme is designed by database of logos along with Corporate Office, Business Listings and Dress Shoes

Slider by webdesign